Tim Van Damme Inspired by Tim Vand Damme

Follower

Blog

29 Juni 2012

Gaya Komando Pembelajaran Penjas

  1. Penerapan Gaya Komando
-          Ingin diajarkan keterampilan khusus atau khas
-          Menangani kelas yang sulit dikendalikan
-          Ingin mencapai kemajuan yang lebih cepat
-          Sekelompok anak yang memerlukan bantuan khusus
Peran guru pada pembelajaran ini sangat dominan, yaitu sebagai pembuat keputusan pada semua tahap, karena pada tahap perencanaan, tahap pelaksanaan dan tahap evaluasi sepenuhnya dilakukan oleh guru, sedangkan peserta didik/siswa hanya berperan sebagai pelaku ataupun pelaksana saja yang sepenuhnya harus tunduk terhadap pengarahan, penjelasan, dan segala perintah dari guru. Esensi dari gaya komando adalah adanya hubungan yang langsung dan cepat antara stimulus guru dan respon murid. Stimulus berupa tanda/komando yang diberikan guru, akan mengawali setiap gerakan peserta didik/siswa dalam menampilkan gerakan sesuai dengan contoh dari guru.Gaya komando sangat sesuai untuk kegiatan pembelajaran stretching, kalestenik dan teknik dasar.

  1. 2.      Kelemahan dan Keuntungan Gaya Komando
a.       Kelemahan gaya komando adalah:
-          Kurang mengembangkan penalaran
-          Kurang mengembangkan pembentukan sifat
-          Tidak demokratis Penyaluran aspek sosial, emosional, dan kognitif sangat terbatas
b.      Keuntungan gaya komando adalah:
-          Keseragaman gerak
-          Jika dilakukan oleh banyak orang dapat membuat suasana indah dan menyenangkan
-          Mengembangkan perilaku disiplin
-          Menghasilkan tingkat kegiatan yang tinggi

  1. 3.      Sasaran Gaya Komando
Gaya komando atau gaya perintah, ini semua keputusan diambil oleh guru. Bagian ini akan merinci peranan guru, peranan siswa, dan hasil yang akan dicapai karena menggunakan gaya yang diuraikan. Dengan menggunakan gaya komando, maka sasaran yang akan di capai akan melibatkan siswa yang akan mengikuti petunjuk-petunjuk guru, dengan sasara-sasaran tertentu.
Bagian ini akan merinci peranan guru, peranan siswa dan hasil yang dicapai karena penggunaan gaya yang diuraikan. Dengan menggunakan gaya komando, maka sasaran yang dicapai akan melibatkan siswa yang akan mengikuti petunjuk-petunjuk guru, dengan sasaran-sasaran sebagai berikut:
a.       Respons langsung terhadap petunjuk yang diberikan
b.      Penampilan yang sama / seragam
c.       Penampilan yang disinkronkan
d.      Penyesuaian
e.       Mengikuti model yang telah ditentukan
f.       Mereproduksi model
g.      Ketepatan dan kecermatan respons
h.      Meneruskan kegiatan dan tradisi kultural
i.        Mempertahankan tingkat estetika
j.        Meningkatkan semangat kelompok
k.      Penggunaan waktu secara efisien
l.        Pengawasan keamana

  1. 4.      Menyusun Pelajaran Metode Metode Komando
a.       Semua keputusan pra pertemuan (pokok bahasan, tugas-tugas, organisasi, dan lain-lain) dibuat oleh guru.
b.      Semua keputusan selama pertemuan berlangsung dibuat oleh guru.
c.       Keputusan pasca pertemuan:
d.      Umpan balik kepada siswa
e.       Sasarannya: harus memberi banyak waktu untuk pelaksanaan tugas.

  1. 5.      Implikasi Penggunaan Gaya Komando
a.       Standar penampilan sudah mantap dan pada umumnya satu model untuk satu tugas.
b.      Pokok bahasan dipelajari secara meniru dan mengingat melalui penampilan.
c.       Pokok bahasan dipilah-pilah menjadi bagian-bagian yang dapat ditiru.
f.       Tidak ada perbedaan individual: diharapkan menirukan model.

6.      Unsur-Unsur Khas Dalam Pelajaran Dengan Menggunakan Metode Komando
a.       Semua keputusan dibuat oleh guru.
b.      Menuruti petunjuk dan melaksanaan tugas adalah kegiatan utama siswa.
c.       Menghasilkan tingkat kegiatan yang tinggi.
d.      Dapat membuat siswa merasa terlibat dan termotivasi.
e.       Mengembangkan perilaku berdisiplin, karena harus menaati prosedur yang telah ditetapkan.

  1. 7.      Anatomi Gaya Komando
Dalam setiap anatomi gaya, Mosston meninjau dari tiga perangkat keputusan: pra-pertemuan, selama pertemuan berlangsung, dan pasca pertemuan. Keputusan yang dibuat guru dan yang akan diteruskan kepada siswa dinyatakan sebagai berikut:
G = Keputusan Guru
S = Keputusan Siswa
Untuk gaya komando atau gaya perintah ini, semua keputusan diambil oleh guru. Jadi diagram tentang keputusan-keputusan untuk gaya komando ini adalah sebagai berikut:       
Pra-pertemuan             G
Dalam pertemuan        G
Pasca pertemuan         G

  1. 8.      Saluran-Saluran Pengembangan
Menurut mosston, selama masa pembelajaran, setiap orang mempunyai kesempatan untuk mengembangkan ketrampilan-ketrampilan fisik, sosial, emosional dan kognitifnya. Mosston berbicara tentang 4 saluran perkembangan:
a.       Saluran fisik: meningkat dengan pesat selama menggunakan gaya komando.
b.      Saluran sosial: terbatas
c.       Saluran emosional: terbatas
d.      Salura kognitif: terbatas

0 komentar:

Poskan Komentar

Silahkan tinggalkan pesan anda

ShoutBox

Network

Blog Review Competition 2012

©Lagi Laga™ Design by Insight © 2009